Oleh : Iman N. Bajuasijadji, SH, MM
Surabaya, 09 June 2025

High Performing Organizations don’t happen by chance. They are built intentionally by leaders who put people first, share power, and stay focused on service excellence.” – Ken Blanchard

Menurut Ken Blanchard dalam buku Leading at a Higher Level, HPO (High Performing Organization) adalah organisasi yang secara konsisten: “Menjadi pilihan utama pelanggan, karyawan, dan investor.”

Apa artinya?

Model HPO Ken Blanchard menekankan bahwa organisasi tidak cukup hanya fokus pada hasil finansial, tapi juga harus menjadi tempat yang dipilih oleh pelanggan, karyawan, maupun oleh investor secara bersamaan. Hal ini hanya bisa dicapai dengan adanya kepemimpinan yang kuat, nilai-nilai organisasi yang jelas, serta budaya kinerja yang mendukung.

Persaingan semakin ketat, banyak muncul pesaing baru dan terus bermunculan secara tak terduga, maka pelanggan akan menuntut lebih karena memiliki lebih banyak pilihan.

Untuk mempertahankan pelanggan saat ini, organisasi tidak cukup hanya memuaskan mereka, tetapi organisasi harus mampu menciptakan penggemar fanatik (raving fans) – yaitu pelanggan yang sangat antusias dengan pelayanan organisasi, sehingga mereka ingin memberitahu orang lain tanpa diminta, menjadi bagian marketing bagi organisasi. Inilah yg dilakukan organisasi sebagai provider of choice.

Saat ini, tidak ada lagi perdebatan bahwa sdm adalah aset paling penting dalam organisasi. Bahkan, ada yang berpendapat bahwa pelanggan harus ditempatkan di urutan kedua – karena tanpa karyawan yang berkomitmen dan diberdayakan, perusahaan tidak akan mampu memberikan pelayanan yang baik.

Karyawan yang diperlakukan dengan baik akan melayani pelanggan dengan baik. “You can’t treat your people poorly and expect them to treat your customers well.

Organisasi menjadi employer of choice ketika karyawan memilih untuk bergabung dan bertahan karena merasa dihargai, diberdayakan, dan berkembang secara profesional.

Bertumbuh atau berkembang memerlukan investasi, terlepas dari apakah organisasi dimiliki secara publik, swasta, pemerintah, atau nirlaba.

Bagaimana investor tertarik?, mereka harus percaya pada kelayakan dan kinerja organisasi dalam jangka panjang. Mereka perlu memiliki keyakinan pada kepemimpinan organisasi, kualitas sumber daya manusianya, produk dan layanannya, serta praktek manajemennya, organisasi tersebut. Ini lah yang disebut dengan Investment of Choice.

Instrument HPO

Untuk mengukur HPO, Ken Blanchard dalam bukunya, mengembangkan The HPO SCORES® Model, yaitu sebuah model pengembangan organisasi menuju High Performance Organization (HPO). Model ini mengidentifikasi 7 (tujuh) elemen utama yang membentuk dasar organisasi berkinerja tinggi dengan akronim SCORESL, yaitu:

Dengan tools ini, organisasi akan dapat mengidentifikasikan apakah posisinya sebagai high performing, average, atau opportunity for improvement organization.

HUBUNGI SAYA

Isi form di bawah ini, dan kami akan segera menghubungi Anda.

Informasi Kontak